Assalamualaikum. Wr.Wb. Selamat Datang di pusat Refrensi Skripsi..untuk order silahkan hubungi via Telpon, SMS, Email, YM, BBM atau langsung di Facebook..Terimkasih atas kepercayaanya..Semoga bermanfaat

CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL STRATEGI KEY SUCCESS FACTOR PEMASARAN SAYUR PADA PT RODEO FRESH VEGETABLE AND FRUITS

Kembali lagi saya akan memposting CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL STRATEGI KEY SUCCESS FACTOR PEMASARAN SAYUR PADA PT RODEO FRESH VEGETABLE AND FRUITS

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Berbisnis sayur seperti yang dilakukan oleh PT RODEO Fresh Vegetable and Fruits merupakan salah satu bisnis yang beresiko besar karena seperti yang telah di ketahui, sayur merupakan suatu produk yang tidak tahan lama, dengan demikian perusahaan yang bergelut dalam bisnis tersebut harus mampu bergerak cepat dan mempunyai strategi yang tepat untuk memasarkan produknya, selain itu yang harus dihadapi oleh perusahaan PT RODEO Fresh Vegetable and Fruits sama dengan perusahaan lainnya, yaitu memiliki persaingan yang ketat, baik dalam segi kualitas produk, pengadaan bahan baku, maupun pemasaran.
Sesuai dengan konsep awal, agribisnis merupakan segala kegiatan yang berhubungan dengan pengusahaan komoditas pertanian meliputi komoditi pertanian tanaman pangan, peternakan, perikanan dan kehutanan, yang berorientasi pasar. Jadi dalam agribisnis tidak hanya mengusahakan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi, namun juga memberikan nilai tambah produk agar dapat diterima dan sampai di pasar yang dituju. Badan usaha, lembaga, atau organisasi adalah merupakan lembaga ekonomi yang memiliki tujuan tertentu bisa untuk tujuan laba maupun untuk tujuan nirlaba (non-profit). Seperti halnya pada perusahaan supplier
sayur PT RODEO Fresh Vegetable and Fruits yakni sebagai perangkat dari aktivitas-aktivitas bisnis yang melakukan penambahan nilai terhadap produk-produk dan layanan penjualan kepada para konsumen untuk
penggunaan atau konsumsi perseorangan maupun keluarga. Setiap pengusaha menginginkan kesuksesan dalam hal bisnis yang digelutinya. (Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran)
Salah satu tujuan yang penting adalah mencapai imbal hasil atas asset (return on assets) yang tinggi. Dan salah satu cara untuk mencapai keberhasilan adalah dengan merencanakan strategi pemasaran yang tepat.
Menurut Kotller dan Amstrong dalam buku yang berjudul prinsip- prinsip pemasaran ( 2001 : 7 ) mengatakan, pemasaran sebagai suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok
memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan, lewat penciptaan dan pertukaran timbal produk dan nilai dengan orang lain. Setiap perusahaan pasti memikirkan strategi yang terbaik untuk organisasinya, disinilah pentingnya peranan pemasaran yang mana akan menentukan berhasil atau tidaknya suatu perusahaan dalam mencapai tujuan. Dalam proses pemasaran untuk berhasil dalam pemasaran, suatu perusahaan harus selalu mengadakan pengawasan secara berkala dan terus menerus yaitu menilai apakah strategi pemasaran yang dipakai masih sesuai dengan keadaan pasar karena lingkungan pemasaran berubah dengan cepat dan dinamis. (Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran)
Menurut Bambang Hariadi ( 2003 : 152 ) mengatakan, Key Succes Factor (KSF) merupakan variabel-variabel penting dalam lingkungan intern maupun ekstern perusahaan yang sangat mempengaruhi kesuksesan suatu perusahaan dalam melaksanakan strategi untuk mencapai tujuan. Oleh sebab itu laporan hasil penjualan tiap bulan bisa digunakan sebagai bahan evaluasi yang sangat berguna untuk mengukur tingkat kepuasan para pelanggan dan bisa dipergunakan untuk merencanakan strategi pemasaran untuk waktu kedepan supaya lebih baik.
Pada laporan tersebut tercantum jumlah dan jenis barang order yang diminta oleh konsumen serta jumlah biaya yang dikeluarkan dalam tiap bulan. Sehingga dari informasi yang ada pada laporan tersebut dapat
digunakan untuk menganalisis permintaan apa saja yang paling diminati oleh konsumen dan juga mengetahui alur keuntungan yang diperoleh dalam tiap bulan, dengan kata lain laporan tersebut dapat menggambarkan keberhasilan atau kegagalan yang dialami oleh sebuah perusahaan dalam proses pemasaran.....................(Bersambung)


B. RUMUSAN MASALAH
Adapun dari penjelasan latar belakang diatas, maka identifikasi masalah yang diperoleh adalah sebagai berikut :
1. strategi key succes faktor seperti apa yang diterapkan oleh perusahaan dalam tinjauan produk?
2. Langkah-langkah apa saja yang harus diambil oleh perusahaan Rodeo agar mampu survive dan berkembang,serta dominan di dalam pasaran.?
C. TUJUAN PENELITIAN
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui strategi key succes faktor seperti apa yang diterapkan oleh perusahaan.
2. Untuk Mengetahui Langkah-langkah apa saja yang harus diambil oleh perusahaan PT Rodeo agar mampu survive danberkembang, serta dominan di dalam pasaran.
Selengkapnya terkait CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL STRATEGI KEY SUCCESS FACTOR PEMASARAN SAYUR PADA PT RODEO FRESH VEGETABLE AND FRUITS Dari BAB I hingga BAB 5 Penutup termasuk daftar pustaka dan lampiran filneya bisa anda Miliki di sini

»»SILAHKAN MILIKI CONTOH SKRIPSI INI

CONTOH SKRIPSI AKUNTANSI JUDUL FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PASCA KEPUTUSAN BAPEPAM

Kembali lagi saya akan posting CONTOH SKRIPSI AKUNTANSI JUDUL FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PASCA KEPUTUSAN BAPEPAM

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang (Skripsi Akuntansi)
Pasar modal di Indonesia mengalami perkembangan yang ditandai dengan banyaknya jumlah perusahaan yang go-public dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Sejalan dengan itu, jumlah laporan yang disajikan oleh emiten juga semakin meningkat. Laporan keuangan menyediakan informasi keuangan suatu entitas yang bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan untuk dasar pembuatan keputusan-keputusan ekonomi (Sutikno dan Sabeni, 2000:226).
Banyak pihak yang percaya bahwa ketepatan waktu laporan (timeliness) merupakan karakteristik penting bagi laporan keuangan, pihak-pihak tersebut misalnya akuntan, manajer dan analis keuangan. Bahkan Asosiasi profesi akuntansi pada tahun 1954 telah melakukan penelitian, penelitian tersebut menyimpulkan bahwa ketepatan waktu pelaporan merupakan elemen pokok bagi catatan laporan keuangan yang memadai yang dikemukakan oleh Dyer dan McHugh (Bandi, 2000:67). Informasi yang disajikan tidak tepat waktu akan mengurangi atau bahkan menghilangkan kemampuannya sebagai alat bantu prediksi bagi pemakainya. Informasi yang tidak disajikan secara tepat pada saat dibutuhkan, tidak akan mempunyai nilai untuk dasar penentuan tindakan pada masa yang akan datang.
Informasi yang tidak tepat waktu memang tidak menjamin bahwa informasi tersebut pasti merupakan informasi yang relevan. Namun informasi dikategorikan relevan bila informasi mempunyai tiga unsur nilai, yaitu (a) informasi mempunyai nilai prediksi (predictive value), (b) informasi mempunyai umpan balik (feedback value), dan (c) tepat waktu (timelines). Jadi, suatu informasi mustahil merupakan informasi yang relevan tanpa tepat waktu dalam penyampaiannya. Oleh karena itu tepat waktu merupakan sebuah keharusan dalam publikasi laporan keuangan sehingga ada jaminan tentang relevansi informasi
yang bersangkutan (Syafrudin, 2004:755).
"CONTOH SKRIPSI AKUNTANSI JUDUL FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PASCA KEPUTUSAN BAPEPAM"
Dari segi regulasi di Indonesia bahwa tepat waktu merupakan kewajiban bagi perusahaan terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) untuk menyampaikan laporan keuangan secara berkala. Pada tahun 1996, BAPEPAM mengeluarkan lampiran keputusan Ketua BAPEPAM No.80/PM/1996, yang mewajibkan bagi setiap emiten dan perusahaan publik untuk menyampaikan laporan keuangan tahunan perusahaan dan laporan auditor independennya kepada BAPEPAM selambat-lambatnya 120 hari setelah tanggal laporan tahunan perusahaan. Namun sejak tanggal 30 September 2003, BAPEPAM semakin memperketat peraturan
dengan dikeluarkannya lampiran surat Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor: Kep- 36/PM/2003 yang menyatakan bahwa laporan keuangan tahunan disertai dengan laporan akuntan dengan pendapat yang lazim harus disampaikan kepada BAPEPAM selambat-lambatnya pada akhir bulan ketiga (90 hari) setelah tanggal
laporan keuangan tahunan.

Ada beberapa penelitian yang merupakan suatu kajian literatur mengenai ketepatan waktu pelaporan dan hasilnya dikategorikan menjadi dua tipe (Saleh, 2004:898). Tipe pertama yang berkaitan dengan dampak ketepatan waktu pelaporan pada keragaman laba (Bandi, 2000; Syafrudin, 2004; Epriatin, 2002).
Tipe kedua, yang berkaitan dengan pola keterlambatan laporan dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pelaporan tepat waktu (Uliana, 1998; Na’im,1999; Saleh, 2004). Berdasarkan penelitian-penelitian
sebelumnya yang menyatakan pentingnya ketepatan waktu dalam pelaporan keuangan, maka penulis tertarik
tipe kedua dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan, sehingga mengambil judul “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PASCA KEPUTUSAN BAPEPAM NOMOR: KEP-36/PM/2003 (STUDI EMPIRIS: PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA)”.

1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian diatas, maka pertanyaan utama yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah “Apakah faktor rasio gearing, profitabilitas, ukuran perusahaan, umur perusahaan, item-item luar biasa dan/atau kontinjensi dan struktur kepemilikan mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan perusahaan manufaktur pasca perubahan peraturan BAPEPAM“
Selengkapnya terkait CONTOH SKRIPSI AKUNTANSI JUDUL FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PASCA KEPUTUSAN BAPEPAM dari Mulai BAB I sampai BAB V Penutup Termasuk daftar pustaka dan Lampiran Silahkan miliki filenya di sini
»»SILAHKAN MILIKI CONTOH SKRIPSI INI

CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KELUARGA PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI DI BLITAR

Kembali lagi kali ini saya akan posting CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KELUARGA PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI DI BLITAR


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (Contoh Skripsi Manajemen)
Pada saat seperti ini dimana era pasar bebas dikawasan ASEAN telah mulai diberlakukan mulai tahun 2002 menjadikan tidak ada batas antar Negara. Produk dari suatu Negara bebas masuk ke
suatu Negara lain tanpa adanya penghalang. Memerlukan kesiapan lebih untuk menyongsongnya. Produk disini tidak hanya barang tetapi termasuk didalamnya adalah jasa.
Menurut Schoell dan Gultinan akhir-akhir ini sektor jasa berkembang pesat, perkembangan tersebut disebabkan oleh adanya peningkatan pengaruh sektor jasa, waktu santai yang lebih banyak,
persentase wanita yang masuk dalam angkatan kerja semakin besar, tingkat harapan hidup semakin meningkat, adanya peningkatan kompleksitas kehidupan, serta perubahan teknologi yang berlangsung semakin cepat (Tjiptono, 1997:133).

Dewasa ini semakin diyakini bahwa kunci utama untuk memenangkan persaingan adalah memberikan nilai dan kepuasan kepada pelanggan melalui penyampaian produk dan jasa berkualitas
dengan harga bersaing (Tjiptono, 1997:24). Kualitas dari suatu jasa menurut Gronroos, et al. dalam Tjiptono (1997:13) ditentukan oleh 6 hal, yaitu Provessionalism and Skill, Attitudes and Behavior, Accessibility and Flexibility, Reliability and Trustworthiness, Recovery,Reputation and Credibility. Dan karena ke 6 di atas tidak ada kaitan oleh karena itu di punculkan variabelnya di dalam Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar ini 3 variabel yaitu Provessionalism and Skill, Accessibility and
Flexibility, Reputation and Credibility yang nantinya akan digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan jasa. Sehingga diharapkan manajemen perusahaan memperhatikan ketiga hal tersebut karena kepuasan dan ketidakpuasan pelanggan ditentukan ketiga hal tersebut.
Rumah sakit merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang jasa. Dengan semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, rumah sakit memiliki peluang untuk terus
melanjutkan usahanya dibidang jasa. Yang perlu diperhatikan dengan dikeluarkanya peraturan Menkes No 920/96 tentang upaya pelayanan kesehatan swasta dimana pemerintah membuka pintu selebar- lebarnya bagi pihak swasta baik yang berstatus yayasan dan PT untuk membangun rumah sakit, maka persaingan akan semakin ketat.

Diperlukan pelayanan yang memuaskan untuk para pasien. ang kita ketahui Rumah Sakit di Blitar semakin banyak yang bermunculan seperti rumah sakit Mardi Waluyo Blitar, Suhada Haji,
Budi Rahayu ini mengakibatkan persaingan yang ketat dibidang jasa khususnya pada rumah sakit mengharuskan rumah sakit benar-benar memperhatikan terhadap pelayanan kepada pasien.

Pelayanan yang dapat memberikan nilai lebih kepada pasien yaitu pelayanan dengan memperhatikan tingkat harapan dari pasien yang disamakan atau lebih baik dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi akan menciptakan kepuasan kepada para pasien. Kepuasan ini pada akhirnya akan menciptakan loyalitas dari pasien kepada rumah sakit.

"CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KELUARGA PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI DI BLITAR"

Permasalahan umum yang sering muncul di sini adalah ada anggapan dari masyarakat bahwa rumah sakit umum terkadang dalam memberikan pelayanan kepada para pasien dirasa kurang dibandingkan dengan rumah sakit lain yang berstatus swasta. Mereka
berfikir dengan menjalani perawatan di rumah sakit umum milik pemerintah mereka harus siap dengan konsekwensi yang ada, yaitu pelayanan yang seadanya. Pemikiran sebagian masyarakat seperti itu harus dihilangkan khususnya oleh Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar. Dengan harapan pemikiran masyarakat tentang rumah sakit umum akan merubah dan mereka akan menganggap bahwa rumah sakit umum dan swasta adalah sama dalam memberikan pelayanan untuk menigkatkan kepuasan kepada para pasiennya.

Oleh karena itu rumah sakit harus berusaha untuk mengukur tingkat kepuasan pasien agar segera mengetahui kualitas pelayanan mana yang membuat pasien merasa puas dan merasa tidak puas.
Sehingga nantinya diharapkan akan berguna untuk melakukan perbaikan dan pembenahan kualitas pelayanan khususnya di Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi di Blitar yang dapat memberikan situasi
win-win solution bagi pihak rumah sakit ataupun pasien.

B. Rumusan Masalah (Contoh Skripsi Manajemen)
Memahami dari uraian diatas maka peneliti dapat menyimpulkan permasalahan-permasalahan yang akan diteliti dan dirangkum dalam rumusan masalah. Adapun rumusan masalah tersebut adalah:
1. Apakah kualitas pelayanan yang terdiri dari Variabel Provessionalism and Skill, Accessibility and Flexibility, Reputation and Credibility berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan keluarga pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah Ngudi Waluyo Wlingi di Blitar?
2. Manakah diantara Variabel kualitas pelayanan (Provessionalism and Skill, Accessibility and Flexibility, Reputation and Credibility) yang berpengaruh dominan secara parsial terhadap kepuasan keluarga pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah Ngudi Waluyo Wlingi di Blitar ?

Selengkapnya terkait CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KELUARGA PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI DI BLITAR Dari BAB I sampai BAB5 Penutup Silahkan miliki filenya di sini
»»SILAHKAN MILIKI CONTOH SKRIPSI INI

CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN OPTIMALISASI SALURAN DISTRIBUSI DALAM PEMASARAN GULA KELAPA DI KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR

Saya akan memposing CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL OPTIMALISASI SALURAN DISTRIBUSI DALAM PEMASARAN GULA KELAPA DI KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran)
Perkembangan dunia usaha saat ini semakin pesat sejalan mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju, maka peran pemasaran semakin penting dalam menunjang kemajuan usaha. Dunia
persaingan bisnis tidak akan mengalami kemenangan dalam mendapatkan konsumen jika hanya mengutamakan kualitas produknya saja, tetapi keberhasailan dalam menarik konsumen banyak dipengaruhi oleh faktor lain yang menyebabkan konsumen mengkonsumsi produk yang ditawarkan tersebut, sehingga keberhasilan suatu industri atau perusahaan akan sangat ditentuakan oleh keberhasilan dalam kegiatan pemasarannya. Salah satu kegiatan pemasaran yang langsung
berhubungan dengan konsumen dan mempunyai peranan yang cukup besar dalam menciptakan faedah suatu barang adalah saluran distribusi. (Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran)

Saluran distribusi merupakan sub bagian dari variabel bauran pemasaran (marketing mix) yaitu: place atau distribution. Saluran distribusi ini merupakan suatu struktur yang menggambarkan alternatif saluran yang dipilih dan menggambarkan situasi pemasaran yang berbeda oleh berbagai perusahaan maupun industri. Saluran distribusi merupakan suatu perangkat organisai yang saling tergantung dalam menyediakan suatu produk atau jasa untuk digunakan atau dikonsumsi oleh konsumenatau pengguna bisnis (Kotler Philip dan Gary Armstrong, 1998:5).

Pendistribusian produk sering kali menjadi masalah serius yang dihadapai oleh banyak perusahaan. Tidak sedikit yang mengalami kerugian akibat hilangnya peluang penjualan, bahkan surutnya brand
image sebuah produk akibat dari produk tersebut tidak didistribusikan secara baik dan optimal (Rayon, 2005:309)..........................

Pada dasarnya konsumen mengharapakan dapat memperoleh produk yang memiliki manfaat pada tingkat harga yang dapat diterima. Untuk mewujudkan keinginan konsumen tersebut maka setiap industri berusaha secara optimal untuk menggunakan seluruh asset dan kemampuan yang dimiliki untuk memberiakn value terhadap harapan konsumen. Implementasi upaya ini tentunya menimbulkan konsekuensi biaya yang berbeda disetiap industri atau perusahaan termasuk para
pesaingnya. Untuk dapat mnawarkan produk yang menarik dengan tingkat harga yang bersaing, setiap perusahaan maupun industri harus berusaha menekan atau mereduksi seluruh biaya tanpa mengurangi kualitas produk maupun standar yang sudah ditetapkan. Salah satu upaya untuk mereduksi biaya tersebut adalah melalui optimalisasi saluran distribusi.(Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran)
Mengingat saluran distribusi merupakan faktor yang penting dalam pemasaran maka penulis mengambil judul "OPTIMALISASI SALURAN DISTRIBUSI DALAM PEMASARAN GULA KELAPA DI KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR"

B. Rumusan Masalah (Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran)
Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan di atas, maka rumusan masalah dalam penalitian ini adalah :
1. Bagaimanakah saluran distribusi yang optimal yang mampu mendukung tujuan pemasaran Gula kelapa?di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar??
2. Saluran distribusi bagaimanakah yang sesuai dengan target pasar dalam pemasaran Gula kelapa di Kecamatan Nglegok kabupaten Blitar
3. Bagaimana jaringan pemasaran yang mendukung pemasaran Gula kelapa di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar?

Selengkapnya terkait CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN OPTIMALISASI SALURAN DISTRIBUSI DALAM PEMASARAN GULA KELAPA DI KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR Dari BAB I sampai BAB 5 Penutup Termasuk Daftar Pustaka silahkan miliki Filenya di Sini
»»SILAHKAN MILIKI CONTOH SKRIPSI INI

Contoh Skripsi Sosiologi Judul Anak Putus Sekolah dan Cara pembinaannya di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen

Kali ini saya akan posting Contoh Skripsi Sosiologi Judul Anak Putus Sekolah dan Cara pembinaannya di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen


BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah (Contoh Skripsi Sosiologi )
Anak merupakan amanah dari Allah Swt, seorang anak dilahirkan dalam keadaan fitrah tanpa noda dan dosa, laksana sehelai kain putih yang belum mempunyai motif dan warna. Oleh karena itu, orang tualah yang akan memberikan warna terhadap kain putih tersebut; hitam, biru hijau bahkan bercampur banyak warna.
Setiap orang tua menginginkan anak-anaknya cerdas, berwawasan luas dan bertingkah laku baik, berkata sopan dan kelak suatu hari anak-anak mereka bernasib lebih baik dari mereka baik dari aspek kedewasaan pikiran maupun kondisi ekonomi. Oleh karena itu, di setiap benak para orang tua bercita-cita menyekolahkan anak-anak mereka supaya berpikir lebih baik, bertingkah laku sesuai dengan agama serta yang paling utama sekolah dapat mengantarkan anak-anak mereka ke pintu gerbang kesuksesan sesuai dengan profesinya.
Setelah keluarga, lingkungan kedua bagi anak adalah sekolah. Di sekolah, guru merupakan penanggung jawab pertama terhadap pendidikan anak sekaligus sebagai suri teladan. Sikap maupun tingkah laku guru sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pembentukan pribadi anak.
Pada perspektif lain, kondisi ekonomi masyarakat tentu saja berbeda, tidak semua keluarga memiliki kemampuan ekonomi yang memadai dan mampu memenuhi segala kebutuhan anggota keluarga. Salah satu pengaruh yang ditimbulkan oleh kondisi ekonomi seperti ini adalah orang tua tidak sanggup menyekolahkan anaknya pada jenjang yang lebih tinggi walaupun mereka mampu membiayainya di tingkat sekolah dasar. Jelas bahwa kondisi ekonomi keluarga merupakan faktor pendukung yang paling besar kelanjutan pendidikan anak-anak., sebab pendidikan juga membutuhkan dana besar.

Contoh Skripsi Sosiologi Judul Anak Putus Sekolah dan Cara pembinaannya di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen

Hampir di setiap tempat banyak anak-anak yang tidak mampu melanjutkan pendidikan, atau pendidikan putus di tengah jalan disebabkan karena kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan. Kondisi ekonomi seperti ini menjadi penghambat bagi seseorang untuk memenuhi keinginannya dalam melanjutkan pendidikan. Sementara kondisi ekonomi seperti ini disebabkan berbagai faktor, di antaranya orang tua tidak mempunyai pekerjaan tetap, tidak mempunyai keterampilan khusus, keterbatasan kemampuan dan faktor lainnya.
Putus sekolah bukan merupakan persoalan baru dalam sejarah pendidikan. Persoalan ini telah berakar dan sulit untuk di pecahkan, sebab ketika membicarakan solusi maka tidak ada pilihan lain kecuali memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Ketika membicarakan peningkatan ekonomi keluarga terkait bagaimana meningkatkan sumber daya manusianya. Sementara semua solusi yang diinginkan tidak akan lepas dari kondisi ekonomi nasional secara menyeluruh, sehingga kebijakan pemerintah berperan penting dalam mengatasi segala permasalahan termasuk perbaikan kondisi masyarakat.
Menurut pengamatan sementara, sebagian anak-anak di Kecamatan Jangka mengalami putus sekolah terutama anak-anak yang sedang menempuh pendidikan di tingkat atas. Maka hal yang menjadi rumusan masalah di sini adalah sebagai berikut:
1.      Berapa banyak anak putus sekolah di Kecamatan Jangka?
2.      Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya anak putus sekolah di Kecamatan Jangka?
3.      Bagaimana sikap orang tua terhadap pendidikan anaknya?
4.      Bagaimana cara pembinaan orang tua terhadap anak putus sekolah di Kecamatan Jangka?
5.      Bagaimanakah cara masyarakat menanggulangi anak putus sekolah di Kecamatan Jangka?
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah tersebut di atas maka timbullah keinginan penulis untuk mengangkat permasalahan ini dalam sebuah karangan ilmiah (skripsi)dengan menetapkan sebagai judul adalah: “Anak Putus Sekolah dan Cara pembinaannya di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen”.

B. Penjelasan Istilah (Contoh Skripsi Sosiologi )
Untuk menghindari kekeliruan dan lebih mengarahkan pembaca dalam memahami judul skripsi ini penulis merasa perlu untuk menjelaskan beberapa istilah yang terdapat dalam judul tersebut. Adapun istilah- istilah yang perlu di jelaskan adalah sebagai berikut:
1. Anak
Artinya orang atau binatang yang baru di teteskan. Anak adalah turunan kedua sesudah orang yang dilahirkan. Dari pengertian di atas dapat dipahami bahwa anak adalah manusia yang hidup setelah orang yang melahirkannya, anak itu merupakan rahmat Allah kepada manusia yang akan meneruskan cita-cita orang tuanya dan sebagai estafet untuk masa yang akan datang.
Adapun anak yang penulis maksudkan dalam skripsi ini adalah anak sebagai keturunan kedua dari sepasang suami istri yang terikat dengan tali pernikahan yang sah yang tidak terlepas dari didikan orang tua baik didikan agama maupun pendidikan umum sehingga anak bisa bersaing dan tercapai cita-citanya.
2.  Anak Putus Sekolah
Putus sekolah (dalam bahasa Inggris dikenal dengan Putus sekolah) adalah proses berhentinya siswa secara terpaksa dari suatu lembaga pendidikan tempat dia belajar. Anak Putus sekolah yang dimaksud dalam penulisan skripsi ini adalah terlantarnya anak dari sebuah lembaga pendidikan formal, yang disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya kondisi ekonomi keluarga yang tidak memadai.
3. Cara Pembinaannya
Cara: 1). Aturan sistem. 2). Gaya, laku, ragam. 3). Adat, resam, kebiasaan. Pembinaan merupakan suatu proses kegiatan yang di lakukan secara berdaya guna memperoleh hasil yang baik.
Adapun pembinaan yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah suatu usaha untuk pembinaan kepribadian yang mandiri dan sempurna serta dapat bertanggungjawab, atau suatu usaha, pengaruh, perlindungan dalam bantuan yang di berikan kepada anak yang tertuju kepada kedewasaan anak itu, atau lebih cepat untuk membantu anak agar cakap dalam melaksanakan tugas hidup sendiri, pengaruh itu datangnya dari orang dewasa (diciptakan oleh orang dewasa seperti sekolah, buku pintar hidup sehari-hari, bimbingan dan nasehat yang memotivasinya agar giat belajar), serta di tujukan kepada orang yang belum dewasa.
Menurut Yurudik Yahya, pembinaan adalah “suatu bimbingan atau arahan yang dilakukan secara sadar dari orang dewasa kepada anak yang perlu dewasa agar menjadi dewasa, mandiri dan memiliki kepribadian yang utuh dan matang kepribadian yang dimaksud mencapai aspek cipta, rasa dan karsa.
Istilah pembinaan atau berarti “ pendidikan” yang merupakan pertolongan yang diberikan dengan sengaja oleh orang dewasa kepada anak yang belum dewasa. Selanjutnya pembinaan atau kelompok orang lain agar menjadi dewasa atau mencapai tingkat kehidupan yang lebih tinggi dalam arti mental.
Dari penjelasan di atas dapat penulis simpulkan bahwa pembinaan merupakan suatu proses yang di lakukan untuk merubah tingkah laku individu serta membentuk kepribadiannya, sehingga apa yang di cita-citakan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

C. Tujuan Penelitian (Contoh Skripsi Sosiologi )
Adapun tujuan yang hendak penulis capai dalam pembahasan ini adalah sebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui berapa banyak anak putus sekolah di Kecamatan Jangka.
2.      Faktor-faktor apa yang menyebabkan anak putus sekolah.
3.      Bagaimana sikap orang tua terhadap anak putus sekolah?
4.      Bagaimana usaha masyarakat dalam menanggulangi anak putus sekolah di Kecamatan Jangka.
Selengkapnya terkait Contoh Skripsi Sosiologi Judul Anak Putus Sekolah dan Cara pembinaannya di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen dari BAB I sampai BAB 5 Penutup termasuk daftar pustaka Silahkan miliki Filenya di sini




[1] Mulyadi Kartanegara, Mozaik Khazanah Islam, Bunga Rampai Dari Chicago, cet. I (Jakarta Selatan: Paramadina, 2000), h. 75
[2] Ali Imran, Kebijakan Pendidikan di Indonesia, Cet. II (Jakarta: Bumi Aksara, 2002), h. 39
[3] WJS Pooerwadarminta, Kamus Besar Bahasa Indonesia, cet. II (Jakarta: Balai Pustaka, 1985), hal. 226

[4] Yang Kassin, Kamus Bahasa Malaysia Baru, tahun 1996, hal. 83

[5] Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 1996), hal. 866
[6] Winarno Surachman, Dasar dan Tehnik Research Pengantar Metodelogi Ilmiyah ,(Bandung: Tarsito, 1982), hal. 38
»»SILAHKAN MILIKI CONTOH SKRIPSI INI
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...